Cara Klaim Santunan Asuransi Jasa Raharja

Selamat datang di website kami yang menyajikan berbagai macam informasi terkait dengan perkembangan dunia asuransi yang Anda butuhkan, Cara Klaim Santunan Asuransi Jasa Raharja.

Klaim Santunan Jasa Raharja – Bagi peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kecelakaan lalu lintas maka tanggung jawab bukan pada BPJS Kesehatan melainkan oleh Jasa Raharja. Namun apabila peserta BPJS Kesehatan mengalami kecelakaan lalu lintas maka bisa mendaftar ke rumah sakit dengan biaya umum lebih dulu, kemudian jika urusan klaim asuransi Jasa Raharja selesai baru akan ditanggung sepenuhnya dan apabila kurang maka akan ditutup oleh BPJS.

Hal itu memang sesuai peraturan yang berlaku dan pihak BPJS tidak bisa membiayai pengobatan tanpa Jasa Raharja. Lalu bagaimana cara klaim asuransi santunan Jasa Raharja bagi pasien kecelakaan?

Sebelumnya, ada empat kriteria kondisi korban kecelakaan penumpang umum dan lalu lintas jalan yang bisa mendapatkan santunan yaitu korban luka-luka, korban luka-luka kemudian cacat tetap, korban luka-luka kemudian korban meninggal dunia di TKP.

Anda bisa menghubungi Kantor Jasa Raharja terdekat untuk memperoleh informasi lalu anda tinggal melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dam selanjutnya melengkapi berbagai persyaratan seperti :

A. Dokumen Dasar
1. Formulir Pengajuan Santunan
2. Formulir Keterangan Singkat Kecelakaan
3. Formulir Kesehatan Korban
4. Keterangan Ahli Waris jika korban meninggal dunia

B. Dokumen Pendukung

*Untuk korban luka-luka (dirawat) :
1. Laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya.
2. Kuitansi-kuitansi biaya perawatan yang asli dan sah yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit yang merawat korban dan kuitansi-kuitansi obat-obatan dari Rumah Sakit.
3. Fotokopi KTP korban dan ahli waris yang berlaku.
4. Surat kuasa dari korban kepada penerima santunan (bila dikuasakan) dilengkapi dengan fotokopi KTP korban penerima santunan.
5. Fotokopi surat rujukan bila korban pindah rawat ke Rumah Sakit lain.

*Untuk korban cacat tetap :
1. Laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
2. Keterangan cacat tetap dari dokter yang merawat korban
3. fotokopi KTP korban yang masih berlaku
4. Foto diri yang menunjukkan kondisi cacat tetap

*Korban Luka-luka kemudian meninggal dunia :
1. Laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
2. Surat kematian dari Rumah Sakit / Surat Kematian dari pamong praja setempat jika korban tidak dibawa ke Rumah Sakit
3. Fotokopi KTP korban dan ahli waris yang masih berlaku
4. Fotokopi KK
5. Fotokopi surat nikah bagi korban yang telah menikah
6. Fotokopi akte kelahiran atau akte kenal lahir bagi korban yang belum menikah
7. Kuitansi-kuitansi biaya perawatan yang asli dan sah yang dikeluarkan Rumah Sakit yang merawat korban dan kuitansi-kuitansi obat-obatan dari apotik
8. Fotokopi surat rujukan bila korban pindah rawat ke Rumah Sakit lain

Baca juga : Tabel Premi dan Biaya Asuransi Kesehatan Manulife

*Korban Meninggal Dunia :
1. Laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
2. Surat kematian dari Rumah Sakit / Surat Kematian dari pamong praja setempat jika korban tidak dibawa ke Rumah Sakit
3. Fotokopi KTP korban dan ahli waris yang masih berlaku
4. Fotokopi KK
5. Fotokopi surat nikah bagi korban yang telah menikah
6. Fotokopi akte kelahiran atau akte kenal lahir bagi korban yang belum menikah

Untuk Informasi lebih lanjut kunjungi www.jasaraharja.co.id
Hotline Jasa Raharja: 1500020
SMS Center Jasa Raharja: 0812-10-500-500

Source:

peraturan jasa raharja apakah biaya sepenuh nya untuk korban

Cara Klaim Santunan Asuransi Jasa Raharja | Biayaasuransi | 4.5